SEMARANG – Rabu ini (2/1), Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo melantik Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di gedung Ghradhika Bakti Praja, komplek Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Semarang.

Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 821.2/001/2013 tanggal 02 Januari 2013, melantik M. Masrofi, S. Sos, MSi sebagai Kepala Badan Diklat, menggantikan Drs. Kris Nugroho yang memasuki masa Pensiun per 1 januari 2013.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan dijabat oleh Petrus Edison Ambarura, SE, Msi sebelumnya menjabat Kepala Disnakertransduk Prov. Jateng, sedangkan Pejabat lama Dinas Perindag Ir. Ihwan Sudrajad, MM menempati Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

Dinas Nakertransduk yang ditinggalkan oleh P. Edison Ambarura, SE, Msi dijabat oleh Drs. C. Agus Tusono, Msi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan.

Di tubuh Sekretariat Daerah Prov. Jateng juga ada rotasi dan Promosi Jabatan, yaitu Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Sekda Prov. Jateng yang ditinggalkan M. Masrofi, SH, Msi dijabat oleh Nunuk Hardiyanti, SH, MSi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli bidang Hukum dan Politik. Sedangkan Staf Ahli bidang Hukum dan Politik dijabat oleh Joko Mardiyanto, SH, M.Hum sebelumnya Kepala Biro Bina Sosial Sekda Prov. Jateng.

Kepala Biro Keuangan dijabat oleh M Arif Sambodo, SE, Msi, sedangkan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah dijabat oleh Drs, Agoes Soeranto, bertukar tempat.

Sedangkan Kepala Biro Bina Sosial dijabat oleh Drs, Sudaryanto, Msi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Daerah.

Pelantikan dihadiri oleh semua Muspida dan juga Plt Ketua DPRD Prov. Jateng.

Dalam sambutannya Gubernur H. Bibit Waluyo menyampaikan bahwa tujuan dari pelantikan pejabat Eselon II adalah dalam rangka Reorganisasi, karena ada yang pensiun dan perlu penyegaran mengingat kondisi tugas yang semakin berat. Selain itu, juga untuk menghadapi Pasar Bebas Asean, maka diperlukan SDM yang mampu bekerja lebih keras.

Gubernur juga memberikan perhatian pada angka kemiskinan dan penggangguran yang masih tinggi, antisipasi Flu Burung serta kecepatan penanganan bencana sehingga mengharapkan kepada semua pimpinan SKPD dan elemen lainnya untuk meningkatkan sinergi agar dapat mencapai kinerja yang lebih baik.

Diakhir sambutannya Gubernur berpesan kepada semua pimpinan untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam menghadapi tantangan yang semakin berat.